PMB Online

Student Online

E - Journal

Lecturer Online

Portal LP2M

Portal Kemahasiswaan

Perpustakaan

Portal Penjaminan Mutu

 

C.    EVALUASI DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR

 

1.              Evaluasi

Evaluasi tiap mata kuliah pada akhir semester dengan memperhitungkan hasil Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester dan evaluasi tugas-tugas lain seperti ; kuis, makalah dan sebagainya. Nilai akhir prestasi mahasiswa adalah penjumlahan atau rata-rata dari nilai seperti yang telah disebutkan di atas dengan pedoman seperti di bawah ini :

a.         Nilai absensi kehadiran kuliah dengan bobot                 10%,

b.         Nilai tugas yang diberikan dengan bobot                          20%,

c.         Nilai Ujian Tengah Semester (UTS) dengan bobot         30%,

d.         Nilai Ujian Akhir Semester (UAS) dengan bobot            40%.

 

2.              Norma Penilaian

a.         Batas waktu terakhir penyerahan tugas/makalah oleh mahasiswa adalah pada saat UAS mata kuliah yang bersangkutan. Penyerahan tugas/makalah melewati batas waktu terakhir tidak dibenarkan.

b.         Tidak dibenarkan untuk mengadakan evaluasi Ujian Ulangan untuk mengubah nilai akhir mahasiswa pada semester yang bersangkutan, karena dengan menggunakan jenis evaluasi seperti diatas dianggap telah memadai. Pengubahan Nilai Ujian hanya dapat dilaksanakan pada saat Semester pendek atau mengulang dengan mengikuti kembali perkuliahan dan mencantumkan pada KRS.

c.         Nilai akhir yang diberikan oleh dosen Pengasuh mata kuliah harus merupakan huruf mutu yang pasti A, B, C, D atau E dan T. nilai T (tidak lengkap) hanya dapat diperbaiki mahasiswa selama 1 semester sejak nilai dikeluarkan dan nilai T merupakan  nilai yang dikarenakan mahasiswa belum melangkapi tugas-tugas dan belum mengikuti ujian.

d.         Dosen pengasuh Mata Kuliah bertanggung jawab atas kebenaran nilai akhir (huruf mutu), karena nilai akhir (huruf mutu) yang telah diumumkan tidak dapat diganti lagi dengan alasan apapun kecuali melalui Semester Pendek atau mengulang kembali perkuliahan.

e.         Perubahan nilai akhir (huruf mutu) hanya dapat dilakukan dengan menempuh kembali mata kuliah itu pada semester berikutnya / pada kesempatan pertama dan atau melalui semester pendek.

 

3.              Huruf T (tidak lengkap)

Ketetuan pemberian huruf T ini adalah sebagai berikut :

a.         Diberikan kepada mahasiswa yang belum memenuhi sebagian evaluasi yang ditetapkan, misalnya tidak/belum mengikuti ujian tengah semester atau akhir semester, atau belum melengkapi tugas-tugas yang diberikan.

b.         Setelah sebagian evaluasi pada butir (a) dipenuhi mahasiswa dalam waktu maksimal 1 semester terhitung sejak ujian akhir semester mata kuliah yang bersangkutan (telah mengikuti ujian tengah semester/akhir semester susulan atau telah menyerahkan tugasnya dalam batas waktu 1 bulan), huruf T harus diganti menjadi A, B, C, D atau E.

c.         Apabila sebagian evaluasi pada butir (a) tidak dipenuhi (tidak mengikuti ujian tengah semester/akhir semester atau tidak menyerahkan tugasnya dalam batas waktu 1 semester), maka huruf mutunya menjadi E, atau dosen pengasuh mata kuliah dapat mengolah sesuai dengan bobot masing-masing bagian evaluasi yang ditetapkan, sehingga menghasilkan huruf mutu lain.

d.         Huruf T  tidak dapat berubah menjadi E, kecuali apabila mahasiswa tidak dapat menempuh ujian akhir semester susulan atas dasar alasan yang dapat dibenarkan (sakit, mengalami kecelakaan, atau musibah yang memerlukan perawatan lama).

 

4.              Nilai Akhir (Huruf Mutu) yang Sah

a.         Nilai akhir (huruf mutu) mata kuliah atau hasil evaluasi akhir suatu mata kuliah hanya dianggap sah apabila :

Ø Mahasiswa terdaftar pada semester bersangkutan

Ø Mata kuliah tersebut terdaftar dalam KRS pada semester bersangkutan.

b.         Semua nilai akhir (huruf mutu) mata kuliah atau hasil evaluasi akhir suatu mata kuliah yang tidak memenuhi persyaratan butir (a) diatas dinyatakan tidak berlaku (gugur)

 

5.              Cara Penilaian

Penilaian dilakukan terhadap penguasaan materi oleh mahasiswa, baik yang sifatnya kognitif, psikomotorik, maupun afektif. Cara penilaian yang digunakan adalah PAP (Penilaian Acuan Patokan), dengan kriteria sebagai berkut :

 

 

 

 

 

 

 

 

Tabel

Penilaian Acuan Patokan

 

NILAI

HURUF MUTU

ANGKA MUTU

80 -100

A

4

70 – 79

B

3

60 – 69

C

2

50 – 59

D

1

<= 49

E

0

 

6.              Perbaikan Huruf Mutu

Perbaikan huruf mutu dapat dilaksanakan pada semester regular (semester ganjil dan semester genap) atau pada semester pendek.

a.      Perbaikan huruf mutu pada semester regular.

(1)  Huruf mutu E harus diperbaiki dengan menempuh kembali mata kuliah yang bersangkutan pada semester berikutnya atau pada kesempatan pertama.  Huruf mutu E harus diperbaiki terus menerus apabila hasil perbaikannya tetap E; apabila hasil perbaikan huruf mutu E tersebut menjadi D atau C, maka huruf mutu tersebut dapat diperbaiki lagi sesuai dengan ketentuan perbaikan huruf mutu D dan C.

(2)  Huruf mutu B, C dan D dapat diperbaiki dengan menempuh kembali mata kuliah bersangkutan secara lengkap.

(3)  Melalui perbaikan tersebut pada butir (1) dan (2) diatas, mata kuliah tersebut dimungkinkan memperoleh huruf mutu A, B, C, D atau E.

(4)  Huruf mutu yang digunakan untuk penghitungan IP dan IPK adalah huruf mutu yang lebih tinggi.

b.     Perbaikan huruf mutu pada semester pendek

(1)       Huruf mutu E, D, C dan B dapat diperbaiki dengan menempuh kembali mata kuliah yang bersangkutan dengan mencantumkan dalam KRS dan mengikuti seluruh kegiatan pada semester pendek.

(2)       Perbaikan huruf E, D, C dan B tersebut diatas apabila hasilnya lebih rendah, maka yang digunakan adalah huruf mutu sebelum perbaikan.

(3)       Melalui perbaikan tersebut pada butir (1) dan  (2) diatas, mata kuliah tersebut dimungkinkan memperoleh huruf mutu A, B, C, D atau E.

 

7.              Ketentuan Jumlah Huruf D

a.         Jumlah huruf mutu D untuk jenjang sarjana sebanyak-banyaknya 15% dari beban studi kumulatif dan jenjang diploma tiga sebanyak-banyaknya 20% dari beban studi kumulatif (seluruh beban studi yang dipersyaratkan untuk menyelesaikan studi).

Contoh ;

Apabila beban studi kumulatif jenjang strata 1 (S.1) adalah 155 SKS, maka jumlah huruf mutu D yang diperkenankan sebanyak-banyaknya 15 % x 155 SKS = 23 SKS (dibulatkan kebawah) atau setara 7 mata kuliah.

Apabila beban studi kumulatif jenjang diploma tiga adalah 117 SKS, maka jumlah huruf mutu D yang diperkenankan sebanyak-banyaknya 20 % x 177 SKS = 23 SKS (dibulatkan kebawah) atau setara 7 mata kuliah.

b.         Jika huruf mutu D melebihi 15% dari beban studi kumulatif, maka mahasiswa diharuskan memperbaikinya dengan mengulang mata kuliah baik pada semester berjalan maupun semester pendek yang memperoleh huruf mutu D itu (mengulang kembali mata kuliah itu dan mencantumkan pada KRS)

c.         Jumlah huruf mutu D hendaknya menjadi perhatian dosen walli.

Hits: 1584

Alamat Kampus

Gedung Kampus 1

Jalan Oto Iskandardinata No. 278A Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat,  Telp./ Fax : 0262-233549

Gedung Kampus 2

Jakan Pembangunan No. 161A Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat. Telp. 02622248910

 

HUBUNGI KAMI

Kalender Akademik

Jadwal dan Pendaftaran PKL

Read more ...

Awal Perkuliahan Reg A

Read more ...

Jadwal Perwalian

Read more ...

Ujiang Sidang S1 & D.III

Read more ...